AKPERSI Dorong Penguatan Kepemimpinan Digital Nasional, Presiden Prabowo Diminta Evaluasi Kinerja Menkomdigi

 


JAKARTA – Ketua Umum Asosiasi Keluarga Pers Indonesia (AKPERSI), Rino Triyono, S.Kom., S.H., C.IJ., C.BJ., C.EJ., C.ILJ., C.F.L.E, mendorong Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola ruang digital nasional.

Dorongan tersebut disampaikan seiring masih maraknya praktik judi online yang dinilai membutuhkan penanganan lebih komprehensif, terstruktur, dan berkelanjutan, meskipun pemerintah telah melakukan pemblokiran terhadap ribuan situs judi daring.

Menurut Rino, langkah-langkah yang telah dilakukan pemerintah patut diapresiasi, namun tantangan kejahatan digital yang terus berkembang memerlukan kepemimpinan yang semakin adaptif dan berorientasi pada solusi jangka panjang.

“Upaya pemblokiran adalah langkah penting, namun kejahatan digital bersifat dinamis. Diperlukan penguatan strategi, teknologi, serta kolaborasi lintas sektor agar ruang digital kita benar-benar aman,” ujar Rino.

Pentingnya Kepemimpinan Digital yang Kuat

AKPERSI menilai, Presiden Prabowo Subianto memiliki momentum strategis untuk memperkuat kabinet dengan figur yang memiliki kompetensi mendalam di bidang teknologi informasi, keamanan digital, dan tata kelola media, guna memastikan perlindungan maksimal bagi masyarakat, khususnya generasi muda.

Rino menekankan bahwa ruang digital bukan hanya soal teknologi, tetapi juga menyangkut masa depan bangsa, literasi publik, serta perlindungan sosial dari dampak negatif konten ilegal.

Dorong Sinergi Pemerintah dan Insan Pers

Selain isu judi online, AKPERSI juga berharap terbangunnya komunikasi yang lebih inklusif dan harmonis antara Kementerian Komunikasi dan Digital dengan seluruh organisasi pers di Indonesia.

Menurut Rino, insan pers merupakan mitra strategis pemerintah dalam menyampaikan informasi, edukasi, serta kebijakan publik secara utuh dan berimbang kepada masyarakat.

“Pers adalah jembatan antara negara dan rakyat. Sinergi yang kuat akan mempercepat penyampaian kebijakan pemerintah sekaligus meningkatkan kepercayaan publik,” jelasnya.

AKPERSI mengungkapkan harapan agar ke depan ruang dialog antara pemerintah dan organisasi pers semakin terbuka, termasuk dalam pembahasan masa depan media nasional di era digital.

Judi Online Jadi Tantangan Bersama

Rino juga mengingatkan bahwa dampak judi online tidak hanya bersifat ekonomi, tetapi juga sosial dan kemanusiaan. Berdasarkan data PPATK, nilai transaksi judi online sepanjang 2025 mencapai Rp155 triliun, yang menunjukkan perlunya penguatan pengawasan dan edukasi digital secara masif.

AKPERSI mengajak seluruh pemangku kepentingan—pemerintah, aparat penegak hukum, platform digital, dan insan pers—untuk bersama-sama menjaga ruang digital Indonesia agar tetap sehat, aman, dan beradab.

Harapan untuk Langkah Strategis Presiden

AKPERSI menyatakan keyakinannya bahwa Presiden Prabowo Subianto akan mengambil langkah terbaik dan strategis demi memperkuat kedaulatan digital nasional serta melindungi masyarakat dari ancaman kejahatan digital.

“Kami percaya Presiden Prabowo memiliki komitmen kuat untuk menyelamatkan ruang digital nasional dan memastikan generasi bangsa tumbuh dalam ekosistem digital yang aman dan produktif,” tutup Rino.

(Yayan)

Post a Comment for "AKPERSI Dorong Penguatan Kepemimpinan Digital Nasional, Presiden Prabowo Diminta Evaluasi Kinerja Menkomdigi"