Ini Tanggapan Direktur RSUD Sungai Lilin Terkait Viralnya Obat Bius Kosong di RSUD


SUNGAI LILIN, Infodesanasional.id - DR Icsan Nur Hamdan M. k. M Kepala RSUD Sungai Lilin menyampaikan permohonan maaf kepada pasien dan keluarga atas ketidaknyamanan yang terjadi.

Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian, masukan, dan kepedulian masyarakat terhadap pelayanan kesehatan di RSUD Sungai Lilin.

Secara klinis, tindakan sectio caesarea dapat dilakukan dengan anestesi regional atau spinal. Namun, dalam praktiknya terdapat risiko komplikasi selama operasi yang dapat mengharuskan konversi ke anestesi umum demi keselamatan pasien. Pada saat kejadian, obat anestesi inhalasi sevofluran di RSUD Sungai Lilin sedang dalam proses pengadaan dan ada kendala teknis. 

Karena itu berdasarkan pertimbangan medis dan rekomendasi dokter spesialis anestesi, tim medis memutuskan untuk merujuk pasien ke rumah sakit rujukan yang memiliki fasilitas dan obat anestesi yang lebih lengkap agar tindakan dapat dilakukan dengan aman.

Sebagai informasi, sejak Sabtu, 25 Januari 2026 pukul 06.00 WIB, obat anestesi inhalasi sevofluran telah tersedia di RSUD Sungai Lilin. Dengan demikian, tindakan pembedahan, baik sectio caesarea maupun pembedahan lainnya, sudah dapat dilaksanakan kembali sesuai indikasi medis dan standar pelayanan yang berlaku.

RSUD Sungai Lilin terus berkomitmen meningkatkan kesiapan layanan demi keselamatan dan kenyamanan pasien.

Terimakasih🙏🏻🙏🏻

#RSUDSungaiLilin #MelayaniDenganSepenuhHati. 

Post a Comment for "Ini Tanggapan Direktur RSUD Sungai Lilin Terkait Viralnya Obat Bius Kosong di RSUD"