Lahat, 30 Januari 2026 — Masyarakat Desa Tunggul Bute, Kecamatan Kota Agung, Kabupaten Lahat, menyatakan dukungan penuh terhadap rencana pembongkaran bangunan lokal kelas yang telah rusak parah guna pembangunan Pondok Pesantren (Ponpes) baru di desa tersebut.
Pembangunan Ponpes Desa Tunggul Bute menjadi perhatian dan harapan besar masyarakat setempat, khususnya warga Desa Tunggul Bute dan Dusun II Padang Panjang. Keberadaan ponpes ini dinilai sebagai investasi penting dalam penguatan pendidikan agama bagi generasi muda.
Informasi terkait kondisi bangunan mencuat pada Jumat (30/1/2026) sekitar pukul 14.30 WIB. Dalam pertemuan warga, terungkap bahwa lokal kelas yang sebelumnya disiapkan untuk kegiatan ponpes sudah mengalami kerusakan berat dan tidak lagi layak digunakan.
Dalam forum tersebut, salah satu pihak mengusulkan agar permasalahan ini dilaporkan kepada pemerintah Kecamatan Kota Agung, Kabupaten Lahat. Namun, usulan tersebut mendapat penolakan dari sebagian pihak. Warga menilai langkah tersebut justru berpotensi merepotkan pemerintah dan menghambat proses pembangunan.
Menanggapi kondisi tersebut, pimpinan Ponpes Desa Tunggul Bute yang akrab disapa Walet mengambil keputusan tegas untuk membongkar bangunan kelas yang rusak dan membangun kembali dari awal. Keputusan ini mendapat sambutan positif dan dukungan penuh dari masyarakat.
“Setuju,” seru warga Desa Tunggul Bute dan Dusun II Padang Panjang secara serempak sebagai bentuk dukungan atas langkah yang diambil pimpinan ponpes.
Pembangunan ponpes ini diharapkan dapat menjadi pondasi pendidikan keagamaan yang kuat serta mencetak generasi muda yang berakhlak dan berilmu. Hingga berita ini diturunkan, proses pembongkaran belum dimulai, namun antusiasme dan semangat masyarakat terus menguat.
(Sumber: Masyarakat Desa Tunggul Bute dan Dusun II Padang Panjang)

Post a Comment for "Masyarakat Desa Tunggul Bute Dukung Pembongkaran Lokal Kelas Rusak untuk Pembangunan Ponpes Baru"