Perum Bulog Kancab Tangerang Serap 50 Ton Lebih GKP Petani Sejak Awal Januari 2026, Bulog Bersama Pertani makmur Indonesia maju

 


Tangerang, infodesanasional.id,— Perum Bulog Kantor Cabang (Kancab) Tangerang terus memperkuat perannya dalam menjaga stabilitas pangan nasional melalui kegiatan penyerapan Gabah Kering Panen (GKP) petani di sejumlah wilayah sentra produksi padi. Sejak awal masa panen yang dimulai pada awal Januari 2026, Bulog Kancab Tangerang telah berhasil menyerap sebanyak 50.983 kilogram GKP dari petani di wilayah Kecamatan Mauk, Kemiri, dan Neglasari Minggu 25 Januari kabupaten Tangerang provinsi Banten 2026

Kegiatan penyerapan GKP tersebut dilaksanakan secara berkelanjutan dengan melibatkan Tim Jemput Pangan dari berbagai unsur terkait, antara lain Babinsa dari TNI AD dan Bhabinkamtibmas dari Polri serta Petugas Penyuluh Pertanian Lapangan wilayah Tangerang. Keterlibatan Tim Jemput Pangan ini bertujuan untuk memastikan proses penyerapan berjalan lancar, transparan, serta memberikan rasa aman dan kepastian bagi para petani saat menjual hasil panennya.

Riki Pebriady,Pimpinan Perum Bulog Kancab Tangerang menyampaikan bahwa penyerapan GKP ini merupakan bagian dari komitmen Bulog dalam mendukung program pemerintah untuk menjaga harga gabah di tingkat petani sekaligus memperkuat cadangan beras pemerintah. “Kami hadir langsung di lapangan saat panen untuk memastikan gabah petani dapat terserap dengan baik sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

Di wilayah Mauk, Kemiri, dan Neglasari, tim Bulog bersama Babinsa dan Bhabinkamtibmas serta Petugas PPL aktif melakukan pendampingan sejak awal panen. Pendampingan ini meliputi sosialisasi mekanisme penyerapan, pengawasan timbangan, hingga memastikan harga pembelian GKP sesuai dengan harga yang telah ditetapkan pemerintah. Kehadiran unsur Tim Jemput Pangan ini juga dinilai efektif dalam membangun kepercayaan petani terhadap proses penyerapan yang dilakukan Bulog.

Sejumlah petani menyambut positif kegiatan tersebut. Mereka menilai penyerapan GKP oleh Bulog dengan melibatkan Tim Jemput Pangan memberikan kepastian pasar di tengah fluktuasi harga yang kerap terjadi saat musim panen raya. Selain itu, proses yang dilakukan langsung di lokasi panen dinilai mampu mengurangi ketergantungan petani terhadap tengkulak.

Bulog Kancab Tangerang menargetkan penyerapan GKP akan terus berlanjut seiring dengan masih berlangsungnya masa panen di beberapa wilayah lainnya. Dengan capaian 50.983 kilogram GKP sejak awal Januari 2026, Bulog optimistis target penyerapan dapat tercapai sesuai rencana.

Melalui kolaborasi Tim Jemput Pangan antara Bulog Kancab Tangerang, aparat kewilayahan, dan Petugas PPL serta Petani, diharapkan upaya penyerapan gabah ini tidak hanya berdampak pada peningkatan kesejahteraan petani, tetapi juga berkontribusi dalam menjaga ketersediaan dan stabilitas pangan nasional, khususnya di wilayah Tangerang Raya secara berkelanjutan.

(Red team)

Post a Comment for "Perum Bulog Kancab Tangerang Serap 50 Ton Lebih GKP Petani Sejak Awal Januari 2026, Bulog Bersama Pertani makmur Indonesia maju"