Disdikbud Musi Banyuasin Gelar Bimtek LPJ Dana BOSP bagi Kepala Sekolah dan Bendahara SD–SMP


Sekayu, Infodesanasional.id — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Musi Banyuasin melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Laporan Pertanggungjawaban Dana Bantuan Operasional Pendidikan (BOSP) bagi Kepala Sekolah dan Bendahara SD dan SMP Negeri/Swasta se-Kabupaten Musi Banyuasin, Senin (9/1/2026), bertempat di Gedung Aula SMAN 1 Sekayu.

Kegiatan ini dipimpin oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Musi Banyuasin yang diwakili oleh Sekretaris Dinas, Sutrisno, S.E., M.Si. Ketua Pelaksana Muri, S.Pd., M.Si. (Kabid SD), dan Muhamad Husyaini, S.Pd., M.Si. (Kabid SMP), Turut hadir Suryani, S.T., M.Si. (Kepala Subbag Umum dan Kepegawaian), Hendra Septiadi, S.Pd.,M.Si, (Kurikulum Bidang SD), Asmareni, S.E (Kelembagaan dan Sarana Prasarana SD), Umrahadi, S.Ag., (Peserta Didik dan Pengembangan Karakter Bidang SMP), Ediwan Sigit Santoso, S.Si.,M.Si (Kurikulum Bidang SMP), Andika Fahlepi, S.E (Kelembagaan dan Sarana Prasarana SMP), Desi Marlinda, S.E., M.Si, (PTK SD dan SMP pada Bidang Pembinaan Ketenagaan), Indri Harliana Eka Putri, S.E (Penyelenggara Tugas Pembantuan Pembinaan Bidang Ketenagaan). dan staf Disdikbud. 

Bimtek juga diikuti perwakilan dari Kejaksaan, Inspektorat, dan BPKAD Sebagai Narasumber. Kabupaten Musi Banyuasin

Dalam sambutannya, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sutrisno, S.E., M.Si. menyampaikan bahwa Dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) merupakan faktor utama dalam mendukung keberlangsungan proses belajar mengajar di sekolah. Namun, pengelolaan dana yang besar harus diiringi dengan tanggung jawab dan akuntabilitas yang tinggi.

“Tujuan kita bukan sekadar bagaimana menghabiskan anggaran, tetapi bagaimana dana tersebut digunakan secara tepat sasaran, tepat guna, dan tertib administrasi. Diperlukan sinergi yang kuat antara kepala sekolah, bendahara, atau operator,” tegasnya.

Ia juga mengajak seluruh peserta untuk mengubah pola pikir bahwa Dana BOSP bukan hanya sebagai biaya operasional, melainkan sebagai investasi strategis dalam meningkatkan mutu dan Rapor Pendidikan sekolah. 

Akuntabilitas tidak hanya diukur dari besarnya dana yang digunakan, tetapi dari dampak nyata yang dihasilkan bagi peningkatan kualitas pendidikan.

Sementara itu, Kepala Bidang SD, Muri, S.Pd., M.Si., yang juga sebagai Ketua Pelaksana kegiatan dalam sambutannya menegaskan pentingnya pemahaman juknis dan ketertiban administrasi dalam pengelolaan Dana BOSP khususnya di jenjang sekolah dasar. Menurutnya, melalui bimtek ini diharapkan kepala sekolah dan bendahara mampu menyusun laporan pertanggungjawaban secara benar, transparan, dan sesuai regulasi yang berlaku.

Melalui kegiatan bimbingan teknis ini, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Musi Banyuasin mendorong pengelolaan Dana BOSP di setiap satuan pendidikan agar semakin profesional, transparan, dan akuntabel, sehingga pemanfaatannya tepat sasaran serta berdampak langsung pada peningkatan mutu layanan pendidikan. Langkah ini sejalan dengan visi Pemerintah Daerah “Muba Maju Lebih Cepat”, di mana tata kelola pendidikan yang efektif dan berkualitas menjadi fondasi utama dalam mempercepat kemajuan sumber daya manusia Musi Banyuasin.(red) 

Post a Comment for "Disdikbud Musi Banyuasin Gelar Bimtek LPJ Dana BOSP bagi Kepala Sekolah dan Bendahara SD–SMP"