Wonogiri, infodesanasional.id, — Ikatan Mahasiswa Berprestasi Wonogiri kembali menunjukkan peran aktifnya dalam kegiatan sosial kemasyarakatan dengan menggelar aksi pemasangan spanduk keselamatan di sejumlah titik perlintasan kereta api di wilayah Kabupaten Wonogiri. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap tingginya potensi kecelakaan di perlintasan sebidang, khususnya yang tidak dilengkapi palang pintu dan penjaga.
Dalam aksi tersebut, para mahasiswa memasang spanduk berisi pesan peringatan yang mudah dibaca dan dipahami oleh masyarakat. Tulisan utama dalam spanduk berbunyi: “Perhatian di Perlintasan Kereta Api: Stop, Lihat, dan Dengar Sebelum Menyeberang.” Pesan ini bertujuan mengingatkan pengguna jalan agar tidak lengah saat melintasi rel, serta selalu mengutamakan keselamatan diri dan orang lain.
Selain imbauan keselamatan, spanduk juga dilengkapi dengan informasi estimasi jadwal perjalanan kereta api rute Wonogiri–Solo dan Solo–Wonogiri. Untuk rute Wonogiri–Solo, kereta diperkirakan melintas pada pukul 08.00–08.15 (KA 513) dan 12.00–12.15 (KA 515). Sementara itu, untuk rute Solo–Wonogiri, jadwal lintasan berada pada pukul 06.45–07.00 (KA 514) dan 10.45–11.00 (KA 516). Informasi ini diharapkan dapat membantu masyarakat meningkatkan kewaspadaan, terutama pada jam-jam rawan.
Koordinator kegiatan menyampaikan bahwa aksi ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya kesadaran sebagian masyarakat dalam mematuhi aturan keselamatan di perlintasan kereta api. Tidak sedikit pengguna jalan yang terburu-buru, tidak berhenti terlebih dahulu, atau bahkan nekat menerobos saat kondisi belum aman.
“Melalui spanduk ini, kami ingin mengingatkan bahwa keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Kebiasaan sederhana seperti berhenti sejenak, melihat ke kanan dan kiri, serta mendengarkan suara kereta sangat penting untuk mencegah kecelakaan,” ujarnya.
Proses pemasangan spanduk dilakukan secara gotong royong oleh para anggota mahasiswa dengan tetap memperhatikan keselamatan dan tidak mengganggu arus lalu lintas. Mereka juga berkoordinasi dengan warga sekitar agar penempatan spanduk berada di titik yang strategis dan mudah terlihat oleh pengendara.
Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat. Warga menilai kehadiran spanduk tersebut sangat membantu sebagai pengingat visual, terutama bagi pengendara yang sering melintas setiap hari. Beberapa warga juga berharap adanya langkah lanjutan seperti sosialisasi langsung atau kerja sama dengan pihak terkait untuk meningkatkan keamanan perlintasan.
Tidak hanya itu, aksi ini juga menjadi bagian dari upaya mahasiswa dalam mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya budaya tertib berlalu lintas. Mereka berharap pesan yang disampaikan tidak hanya dibaca, tetapi juga dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari.
Ikatan Mahasiswa Berprestasi Wonogiri menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar aksi simbolis, melainkan langkah nyata untuk mengurangi risiko kecelakaan di lingkungan sekitar. Ke depan, mereka berencana untuk memperluas jangkauan kegiatan serupa ke wilayah lain yang memiliki tingkat kerawanan tinggi.
Melalui inisiatif ini, para mahasiswa berharap dapat menumbuhkan kesadaran kolektif bahwa keselamatan di perlintasan kereta api harus menjadi prioritas utama. Dengan kerja sama antara masyarakat, mahasiswa, dan pihak terkait, diharapkan tercipta lingkungan yang lebih aman, tertib, dan bebas dari kecelakaan yang tidak diinginkan.
(Yayan Haryono, S.E,)

Post a Comment for "Mahasiswa Berprestasi Wonogiri Pasang Spanduk Keselamatan di Perlintasan Kereta Api"