MUBA, Infodesanasional.id – Merespons laporan adanya warga yang terjangkit Demam Berdarah Dengue (DBD), Puskesmas Babat Toman bergerak cepat melakukan tindakan preventif berupa pengasapan atau fogging di wilayah Desa Toman, Minggu (15/3/2026).
Kegiatan ini dilaksanakan langsung setelah Kepala Desa Toman, Tarmizi, memberikan laporan terkait kondisi kesehatan warga di wilayahnya. Menanggapi hal tersebut, Kepala Puskesmas Babat Toman, dr. Umi, segera menerjunkan tim fogging yang terdiri dari Arina, Nopenti, dan Vivi untuk menyisir area pemukiman warga.
Di lapangan, tim kesehatan dibantu penuh oleh perangkat desa, di antaranya Bambang dan Efendi, serta jajaran Ketua RT dan warga sekitar. Sinergi ini dilakukan untuk memastikan seluruh titik yang menjadi potensi sarang nyamuk Aedes aegypti terjangkau oleh asap fogging.
Bambang, salah satu perangkat desa yang mendampingi kegiatan tersebut, mengungkapkan bahwa peningkatan kasus DBD ini diduga kuat dipicu oleh faktor cuaca yang tidak menentu. "Mungkin karena perubahan cuaca yang terlalu sering atau pancaroba, sehingga menyebabkan penyakit DBD menyerang beberapa warga kami di Desa Toman," ujarnya di sela-sela kegiatan.
Sementara itu, Kepala Desa Toman, Tarmizi—atau yang akrab disapa Abang—menyampaikan apresiasi yang mendalam atas respons kilat dari pihak tenaga kesehatan.
"Kami mengucapkan terima kasih banyak kepada pihak Puskesmas Babat Toman yang dengan cepat melakukan pencegahan DBD segera setelah kami hubungi," pungkas Tarmizi.
Selain fogging, warga juga diimbau untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan dengan menerapkan pola 3M Plus (Menguras, Menutup, dan Mendaur ulang barang bekas) guna memutus mata rantai penyebaran nyamuk secara permanen di tengah cuaca ekstrem yang masih berlangsung.(irwan)


Post a Comment for "Waspada DBD Akibat Cuaca Ekstrem, Puskesmas Babat Toman Gelar Fogging Massal di Desa Toman"