Air Mata Keluarga Nelayan Itu Jatuh: Bang YD Biayai Kuliah Rizka Hingga Tamat


Gunungsitoli , Infodesanasional.id — Suasana haru menyelimuti sebuah rumah sederhana di Jalan Yos Sudarso No. 168, Kota Gunungsitoli, pada Jumat, 3 April 2026. Di tempat itulah, harapan baru tumbuh untuk seorang mahasiswi muda bernama Rizka Salsabila Telaumbanua, yang selama ini berjuang mengejar cita-citanya di tengah keterbatasan ekonomi keluarga.

Melalui Gerakan Rakyat, Bang YD (Yusman Dawolo) memberikan beasiswa kuliah hingga tamat kepada Rizka, mahasiswi STIKES Haga Nias semester 2, yang dikenal sebagai anak yang tekun, bersemangat, dan memiliki keinginan besar untuk meraih masa depan yang lebih baik.

Beasiswa tersebut diserahkan langsung di rumah Rizka oleh jajaran DPD Gerakan Rakyat Kota Gunungsitoli, yakni Dewan Pakar Ir. Armin Telaumbanua, Ketua DPD Andi M. Telaumbanua, Sekretaris Bang Famos Harefa, Bendahara Kakak Yustina Halawa, serta Bang Faozanolo Zebua, Yessy Shoo, Nadia Suprina Cui, dan jajaran lainnya.

Bagi keluarga kecil itu, bantuan tersebut bukan sekadar biaya pendidikan. Lebih dari itu, beasiswa tersebut menjadi penyelamat mimpi yang nyaris terhenti karena keadaan.

Rizka adalah putri dari pasangan Ahmad Yani Telaumbanua dan Syawal Nur Zendrato, keluarga sederhana yang selama ini hidup dari penghasilan ayahnya sebagai nelayan tradisional. 

Dalam kondisi ekonomi yang serba terbatas, melanjutkan kuliah hingga selesai tentu bukan perkara mudah.

Namun di tengah perjuangan itulah, kepedulian hadir.

Bang YD mengatakan bahwa bantuan ini diberikan karena melihat semangat besar yang dimiliki Rizka untuk terus belajar dan menggapai cita-citanya.

“Rizka Bang YD bantu karena dia adalah mahasiswi yang semangat untuk meraih mimpinya, namun itu bisa saja tidak tercapai karena orang tuanya hanya berprofesi sebagai nelayan tradisional,” ungkap Bang YD.

Pernyataan itu menjadi penegas bahwa pendidikan seharusnya tidak berhenti hanya karena seseorang lahir dari keluarga yang sederhana. Di balik keterbatasan, sering kali justru tersimpan tekad yang paling kuat.

Hal senada juga disampaikan oleh Dewan Pakar DPD Gerakan Rakyat Kota Gunungsitoli, Ir. Armin Telaumbanua. Ia menjelaskan bahwa beasiswa ini diberikan melalui perhatian langsung dari Bang YD setelah melihat kesungguhan Rizka dalam menempuh pendidikan.

“Beasiswa ini adalah dari Bang YD melalui Gerakan Rakyat. Karena kami melihat Rizka adalah anak yang berprestasi dan punya kesungguh-sungguhan untuk belajar,” jelas Armin.

Ucapan itu seolah menjadi pengakuan atas perjuangan seorang anak nelayan yang selama ini tetap berdiri teguh di tengah segala keterbatasan.

Tak kuasa menahan haru, kedua orang tua Rizka tampak menitikkan air mata saat mendengar bahwa putri mereka akan dibantu hingga selesai kuliah. 

Tangis itu bukan sekadar tangis bahagia, tetapi juga luapan perasaan dari perjuangan panjang yang selama ini mereka pendam dalam diam.

Di rumah sederhana itu, air mata jatuh bukan karena kesedihan, tetapi karena mimpi yang akhirnya diberi jalan.

Sementara itu, dengan suara penuh syukur dan mata yang berkaca-kaca, Rizka Salsabila Telaumbanua menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Bang YD dan Gerakan Rakyat atas kesempatan besar yang diberikan kepadanya.

“Saya sangat berterima kasih kepada Bang YD dan Gerakan Rakyat atas beasiswa yang diberikan kepada saya sampai kuliah selesai. Saya akan gunakan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Semoga Allah memberikan balasan kepada Bang YD dengan sebaik-baik balasan, Allah lapangkan rezeki, Allah berikan selalu kesehatan, serta keluarganya bahagia dunia dan akhirat,” ucap Rizka dengan penuh haru.

Bantuan ini menjadi bukti bahwa kepedulian yang nyata masih hidup di tengah masyarakat. Ketika banyak anak muda harus mengubur mimpinya karena alasan biaya, uluran tangan seperti ini menjadi cahaya yang menyalakan kembali harapan.

Apa yang dilakukan Bang YD melalui Gerakan Rakyat bukan hanya membantu satu orang mahasiswa. Lebih dari itu, langkah ini memberi pesan kuat kepada banyak keluarga kecil di luar sana: bahwa anak nelayan, anak buruh, anak petani, dan anak dari keluarga sederhana pun berhak bermimpi besar dan berhak diberi kesempatan untuk berhasil.

Di balik kisah Rizka, tersimpan pesan yang sangat dalam:

kadang yang dibutuhkan seseorang untuk mengubah masa depannya hanyalah satu tangan yang mau peduli. Dan pada Jumat yang penuh haru itu, Bang YD sosok yang peduli hadir bersama Gerakan Rakyat di rumah Rizka. 

ARMEND

Post a Comment for "Air Mata Keluarga Nelayan Itu Jatuh: Bang YD Biayai Kuliah Rizka Hingga Tamat"