Bermaksud Ingin Konfirmasi Terkait Pembangunan yang ada di Desa, Kades Terkesa Menghindar dan Wartawan Mendapat Ancaman Mau di Laporkan


MUBA, Infidesanasional.id - Kontrol sosial demi kemajuan pembangunan Daerah yang di lakukan masyarakat terhadap pemerintah itu suatu bentuk keperdulian atau sosial kontrol bagi pembangunan yang di lakukan pemerintah Pusat, Daerah, maupun Pemerintah Desa, hal tersebut di lakukan oleh warga masyarakat indonesia untuk pengawasannya., selain itu dari lembaga lembaga masyarakat LSM dan wartawan dan demi keterbukaan informasi publik seluruh kegiatan haruslah di pasang papan informasi/proyek supaya masyarakat tau dati mana asal kegiatan, dengan nilai berapa anggarannya, itupun fi ketahui pada saat tim awak media melintas dan berkunjung ke Desa Telok kecamatan Lais Kabupaten Musi banyuasin, disitu awak media melihat ada kegiatan pembangunan  di dekat kantor kepala desa, namun tidak di ketemukan papan informasi, dan guna memastikan keterbukaan publik awak media bergegas ke tempat Kepala desa, untuk bertanya, rabu 24-12-2025.

Setelah berbincang dengan beberapa warga, di kantor Kades awak media bergegas menuju rumah kades sesuai petunjuk dengan maksud mengkonfirmasi dua hal:

Pertama : apa alasannya kantor desa sudah libur lebih dahulu sedangkan yang lain masih buka.

Kedua. : tidak adanya papan informasi / plang proyek sehingga menimbulkan pertanyaan ini proyek resmi atau siluman.

Akan tetapi sangat di sayangkan saat datang ke rumah kepala desa tidak bersedia untuk dikonfirmasi dengan alasan tidak ada waktu dan dengan nada pengancaman akan melaporkan awak media ke Polda karena ada kenalannya serta meminta KTA untuk di foto, tidak hanya itu memerintahkan awak media untuk menyiapkan surat tugas dan berkas lain untuk ketemuan.

Dan juga menyalahkan awak media karena tidak membuat janji untuk bertemu, padahal saat di pintai nomor kontak tidak mau memberikan dan dengan nada tinggi tidak ada waktu dan urusan kantor di kantor padahal kantor tutup alias libur.

"Aku tidak ada waktu, mau mandi, dan Nak pergi jadi tidak bisa lagi buru-buru dan kamu ini dari media ape,mana KTA dan surat tugas mau saya foto juga" ujarnya dengan nada tinggi dan ketus.

Kemudian" sudah untuk sekarang tidak bisa menemui adek,aku baru balek, apa kamu ku laporkan ke Polda kemaren saja Bupati datang ke tempat aku" tegasnya dengan sikap mengancam.

Selanjutnya awak media berusaha untuk mendapatkan informasi "apa alasan Kantor sudah libur sedang yang lain belum, dan plang proyek yang tidak tersedia dan menjelaskan bahwa kedatangan awak media sesuai arahan dari yang bekerja/ tukang".

"Nah kalau masalah yang bikin pengumuman libur dan lainnya tanya langsung ke sekdes"tambahnya.

Setelah dari rumah kepala desa awak media bergegas mendatangi rumah sekdes, ternyata saat di konfirmasi melalui WhatsApp dengan kontak 081217163xx mengatakan bahwa dirinya saat ini berada di dinas PMD, lagi di ruangan pak Rustam PMD.

"Aku lagi di dinas PMD, lagi di ruang Pak Rustam Ndo, mungkin sore baliknya" jelas MN selaku sekdes desa Teluk.

Saat menjelaskan maksud mau konfirmasi dua hal diatas temuan hari sesuai fakta MN bersedia untuk bertemu di dinas PMD.

"Oke la kalau tidak bisa besok atau habis masa libur temui saya di dinas PMD hari ini" tambahnya.

Sebagai kontrol sosial roda pemerintahan awak media sadar untuk konfirmasi segala temuan sebelum diterbitkan, meluncur putar balik arah menuju dinas PMD, dan pukul 14.03 WIB tiba dan mencari keberadaan MN sesuai dengan janji.

Akan tetapi beliau tidak ada di tempat dan di hubungi berulang kali tidak ada jawaban.

Saat ditelusuri di dalam kantor dan di dapat informasi dari salah satu staf pak Rustam yaitu H, mengatakan bahwa MN tidak ada jadwal datang , apalagi untuk bertemu dengan pak Rustam karena beliau lagi Dinas Luar(DL) dan Memang tidak ada jadwal masuk kantor.

"Dari pagi, bahkan jam istirahat saya tidak pulang dan ada di ruangan ini pak, kalau untuk MN sekdes desa teluk tidak ada datang, apa lagi bertemu dengan pak Rustam karena pak Rustam dari Kemaren tidak masuk karena lagi Dinas Luar (DL)" jelas H staf.

Hingga sampai berita ini diterbitkan tidak ada yang berani memberikan penjelasan bahkan saudara MN tidak dapat dihubungi, walau sudah di hubungi berulang kali, hal semacam ini sangat-sangat disayangkan apalagi oknum pemerintah dan dalam waktu singkat tim dari media akan melaporkannya ke pihak terkait.

Sementara itu salah satu Tokoh masyarakat  Alamsyah (Coy) menanggapi terkait diduga tidak ada ketranpardi lapangan mengatakan "bahwa selaku Media/LSM memang berhak  untuk mengkonfirmasikan kepala desa walau di rumah sekaligus karena mereka di situ ada tugas dan kepentingan  pemberitaan yang tidak boleh di halang-halangi, dan tidak boleh takut jika mau dilaporkan ke polisi selama tidak ada tindakan pemerasan" tegasnya. 

Hingga sampai berita ini diterbitkan tidak ada yang berani memberikan penjelasan bahkan saudara MN tidak dapat dihubungi, walau sudah di hubungi berulang kali, hal semacam ini sangat-sangat disayangkan apalagi oknum pemerintah dan dalam waktu singkat tim dari media akan melaporkannya ke pihak terkait.(Tim)

Post a Comment for "Bermaksud Ingin Konfirmasi Terkait Pembangunan yang ada di Desa, Kades Terkesa Menghindar dan Wartawan Mendapat Ancaman Mau di Laporkan"