SEKAYU, infodesanasional.id – Insiden ambruknya atap Asrama Renggonang menggemparkan warga di Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin, pada Senin (16/2/2026). Peristiwa tersebut menyebabkan satu orang mengalami luka-luka dan langsung mendapatkan penanganan di lokasi kejadian.
Menurut informasi yang dihimpun di lapangan, atap bangunan tiba-tiba jebol dan roboh secara signifikan hingga menyebabkan kerusakan berat pada bagian atas gedung. Material genting dan rangka atap berjatuhan ke dalam bangunan, memicu kepanikan warga yang berada di sekitar lokasi.
Tak lama setelah kejadian, aparat kepolisian tiba di tempat untuk mengamankan area dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Garis pembatas dipasang guna mencegah warga mendekat ke area yang masih berpotensi membahayakan. Selain itu, aliran listrik di seluruh bangunan langsung dimatikan sebagai langkah antisipasi untuk menghindari risiko korsleting maupun sengatan listrik, terlebih kondisi saat ini masih berada di musim hujan dengan intensitas curah hujan yang cukup tinggi.
“Listrik langsung dimatikan karena kondisi sangat berbahaya, apalagi musim hujan seperti sekarang ini. Air bisa saja masuk dan memicu korsleting,” ujar salah satu petugas di lokasi.
Korban yang mengalami luka-luka diketahui berada tidak jauh dari titik runtuhnya atap saat kejadian berlangsung. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Petugas medis yang datang segera memberikan pertolongan pertama sebelum korban dibawa untuk penanganan lebih lanjut.
Diduga Akibat Beban Genting Terlalu Berat
Sejumlah warga menduga penyebab ambruknya atap karena beban genting yang dinilai terlalu berat dan tidak sebanding dengan kekuatan rangka penopang. Salah seorang warga setempat menyebutkan bahwa kondisi atap memang terlihat sudah lama dan diduga kurang mendapatkan perawatan rutin.
“Kalau dilihat, rangkanya seperti sudah lama. Beban gentingnya juga berat. Mungkin itu yang membuat tidak kuat menahan beban, apalagi kalau sering diguyur hujan,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Meski demikian, penyebab pasti runtuhnya atap masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Aparat kepolisian akan melakukan pendalaman lebih lanjut untuk memastikan apakah ada unsur kelalaian dalam perawatan maupun faktor teknis lainnya.
Pemeliharaan Gedung Dipertanyakan
Insiden ini memunculkan pertanyaan dari masyarakat terkait sistem pemeliharaan bangunan Asrama Renggonang. Sebagai salah satu bangunan yang cukup dikenal di wilayah Sekayu, warga menilai perawatan berkala seharusnya menjadi prioritas guna menjamin keselamatan pengunjung dan pengguna gedung.
Beberapa warga berharap agar pihak pengelola segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi struktur bangunan, termasuk bagian atap dan rangka penopang lainnya. Mereka juga meminta adanya audit teknis dari dinas terkait untuk memastikan kelayakan bangunan sebelum kembali digunakan.
“Kejadian ini harus jadi pelajaran. Jangan sampai terulang lagi. Keselamatan masyarakat itu yang utama,” ujar warga lainnya.
Hingga berita ini diturunkan, area sekitar gedung masih dalam pengawasan aparat. Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk tidak mendekat ke lokasi demi keselamatan bersama. Sementara itu, kerugian materiil akibat kerusakan berat pada atap bangunan diperkirakan cukup signifikan, meskipun belum ada perhitungan resmi yang diumumkan.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya inspeksi rutin dan pemeliharaan bangunan, terutama di tengah kondisi cuaca ekstrem dan musim hujan yang berpotensi mempercepat kerusakan struktur bangunan.
(Yayan Haryono, S.E.)

Post a Comment for "Atap Asrama Renggonang Sekayu Jebol, Satu Orang Luka; Listrik Dipadamkan Demi Keselamatan"