MUBA , Infodesanasional.id – Seorang oknum Kepala Dusun (Kadus) di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan, bernama Basok Fatahudin (33), ditangkap pihak kepolisian karena nekat menjadi bandar narkotika jenis sabu. Tak sendiri, ia diringkus bersama adiknya, Basso Sahrudin (26), yang diduga terlibat dalam jaringan narkoba lintas negara asal Malaysia.
Direktur Reserse Narkoba Polda Sumsel mengonfirmasi penangkapan kakak beradik tersebut pada Rabu (8/4/2026). Penangkapan ini bermula dari laporan masyarakat mengenai maraknya peredaran sabu di wilayah Kecamatan Babat Supat, Muba.
Kronologi Penyamaran Polisi
Petugas dari Subdit 1 Ditresnarkoba Polda Sumsel melakukan penyelidikan dengan metode undercover buy atau penyamaran sebagai pembeli. Pada Senin (30/3/2026), polisi menghubungi tersangka BS untuk memesan 500 gram sabu seharga Rp 225 juta.
Kesepakatan pun terjadi. Transaksi dilakukan di Jalan PT Batu Rona jalur batu bara, Desa Suka Maju, Babat Supat sekitar pukul 13.00 WIB. Saat di lokasi, BS yang mengendarai motor meminta kakaknya, BF, untuk mengantarkan barang haram tersebut setelah memastikan uang pemesan tersedia.
"Tak berselang lama datang BF mengantar pesanan sabu dan menyerahkannya. Saat BS menyerahkan sabu tersebut, anggota langsung melakukan penangkapan," jelas pihak Polda Sumsel.
Aksi Kejar-kejaran
Meski BF sempat melarikan diri menggunakan mobil Mitsubishi Xpander putih, polisi bergerak cepat mengejarnya. Oknum Kadus tersebut akhirnya berhasil diamankan di kediamannya yang tak jauh dari lokasi transaksi.
Dari tangan kedua tersangka, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa:
5 paket sabu plastik bening dengan berat bruto 532 gram.
1 unit mobil Mitsubishi Xpander putih (Nopol BH).
1 unit motor Honda CRF hijau (Nopol BG-6075-BBE).
2 unit ponsel.
Saat ini, kedua tersangka beserta barang bukti telah dibawa ke Mapolda Sumsel untuk pemeriksaan lebih lanjut guna mengungkap keterlibatan mereka dalam jaringan internasional Malaysia.(red)


Post a Comment for "Jadi Bandar Sabu Jaringan Malaysia, Oknum Kadus di Muba dan Adiknya Diciduk Polisi"