Pemuda Desa Epil Bergerak, Mauzan Perjuangkan Tembok Penahan Longsor Sungai Batang Hari Leko

 


MUBA, infodesanasional.id,- Semangat pemuda untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat kembali terlihat di Desa Epil, Kecamatan Lais, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan. 

Mauzan yang akrab disapa Bonang, pemuda asli Desa Epil, terus memperjuangkan pembangunan tembok penahan longsor di bantaran Sungai BHL yang saat ini kondisinya sudah mengalami kerusakan.

Kerusakan tembok penahan longsor yang lama membuat masyarakat khawatir, karena beberapa bagian sudah retak dan terkikis arus sungai. 

Jika tidak segera diperbaiki atau dibangun kembali, longsor dikhawatirkan akan semakin parah dan mengancam pemukiman warga di sekitar bantaran sungai.

Mauzan mengatakan bahwa perjuangan ini merupakan bentuk kepedulian pemuda terhadap lingkungan dan keselamatan masyarakat Desa Epil. 

Ia berharap pemerintah daerah dapat segera menindaklanjuti kondisi tersebut dengan melakukan peninjauan dan pembangunan tembok penahan longsor yang baru.

“Ini demi keselamatan masyarakat. Tembok penahan yang lama sudah mengalami kerusakan, jadi kami berharap ada pembangunan baru agar longsor tidak semakin parah,” ujar Mauzan, Kamis (02/04/26).

Selain memperjuangkan pembangunan tembok penahan longsor Sungai BHL, Mauzan juga dikenal aktif menyuarakan berbagai keluhan masyarakat, terutama terkait infrastruktur, lingkungan, dan kepentingan warga desa. 

Ia juga merupakan Ketua DPR Generasi Pemuda Peduli Tanah Air (GEMPITA) yang sering menyampaikan aspirasi masyarakat kepada pihak terkait.

"Pemuda tidak boleh hanya menjadi penonton, tetapi harus ikut berperan dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat. Kami berharap perjuangan ini dapat membuahkan hasil sehingga pembangunan tembok penahan longsor Sungai BHL di Desa Epil dapat segera direalisasikan demi keselamatan dan kenyamanan masyarakat," ungkap Mauzan.

Sementara itu Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin melalui Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Musi Banyuasin Rudianto ST pihaknya telah melakukan upaya semaksimal mungkin guna terwujudnya perbaikan tembok penahan longsor tersebut.

"Sebagai informasi untuk tembok penahan tebing atau tepian sungai ini kewenangan dan tanggungjawab BPWS wilayah sumsel, kita sudah koordinasi dan menyampaikan surat ke BPWS wilayah sumsel maupun kementrian PU, Cq. dirjen," ungkap Rudianto singkat. (Red)

Post a Comment for "Pemuda Desa Epil Bergerak, Mauzan Perjuangkan Tembok Penahan Longsor Sungai Batang Hari Leko"