KUBU RAYA,Infodesanasional.id – Kasus kekerasan di lingkungan sekolah kembali terjadi. Seorang siswi kelas 5 SD berinisial E di salah satu madrasah di Kabupaten Kubu Raya diduga menjadi korban perundungan (bullying) ekstrem oleh tiga teman sekelasnya, yakni IB, RO, dan AD, pada Rabu (13/5/2026).
Mirisnya, korban dilaporkan sempat mengalami sesak napas hingga pingsan setelah lehernya dililit menggunakan seutas tali oleh para pelaku.Kronologi KejadianPeristiwa bermula saat jam pergantian pelajaran.
Menurut penuturan korban, ketiga pelaku datang membawa seutas tali sisa pengantaran Makan Bergizi Gratis (MBG).
Tali tersebut dibentuk menyerupai jeratan dan dililitkan ke leher E."Mending cuma dililit, itu talinya sudah berbentuk lingkaran seperti jerat. Terus mereka tarik sampai lehernya merah.
Anak saya langsung sesak, sempat pingsan, lalu muntah," ungkap Syarifah, ibu korban, saat memberikan keterangan pada Kamis (14/5/2026).
Saking kencangnya lilitan tersebut, tali dilaporkan tidak bisa dilepas secara manual sehingga harus dipotong menggunakan gunting. Meski korban mengenakan kerudung, bekas luka merah masih tampak jelas di lehernya.
Kekecewaan Orang TuaSyarifah mengaku sangat kecewa, terlebih informasi pertama kali didapat dari orang tua murid lain, bukan dari pihak sekolah.
Ia juga menilai respons pihak madrasah tidak memberikan perlindungan yang cukup bagi anaknya."Kita sudah pertemuan dengan orang tua yang bersangkutan dan guru.
Tapi mereka hanya minta maaf dan anak-anak (pelaku) cuma diberi peringatan. Padahal ini bukan yang pertama kali, anak saya sering diejek dan dicubit juga," tambahnya.
Trauma MendalamAkibat kejadian traumatis ini, E mengalami ketakutan hebat dan menolak untuk kembali bersekolah di tempat tersebut.
Ia bahkan meminta orang tuanya untuk segera memindahkannya ke sekolah lain karena merasa tidak aman.Hingga berita ini diturunkan, pihak keluarga masih mempertimbangkan langkah selanjutnya demi pemulihan psikologis sang anak.(**)

Post a Comment for "Tragis! Siswi SD di Kubu Raya Diduga Dijerat Tali oleh Teman Sekelas hingga Pingsan"