PALEMBANG,Infodesanasional.id - 12 Oktober 2026 Kondisi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan yang menyelimuti Kota Palembang dan sejumlah wilayah di Sumatera Selatan mendapat sorotan dari pimpinan pusat organisasi Generasi Perubahan Nusantara Indonesia (GPNI). Ketua Umum DPP GPNI Gleen Lesnussa bersama Sekretaris Jenderal DPP GPNI Ade Darman SH MH meminta pemerintah pusat mendesak Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru untuk segera menetapkan status tanggap darurat bencana.
Sebagai saksi langsung saat kunjungan beberapa waktu lalu, Gleen Lesnussa menyampaikan keluhan pribadi sekaligus kekhawatiran masyarakat:
“Kabut asap saat ini sudah melampaui batas kenyamanan manusia. Ketika saya berada di Palembang kemarin, saya sendiri sampai batuk‑batuk; kepulan asap yang sangat tebal menutupi seluruh kota, bahkan sampai menyebabkan penundaan penerbangan di bandara. Kondisi ini tidak bisa dibiarkan terus‑menerus,” ujar Gleen Lesnussa dalam wawancara dengan awak media.
Sekjen DPP GPNI Ade Darman SH MH turut menegaskan pentingnya tindakan cepat sebelum muncul korban jiwa maupun lonjakan kasus penyakit pernapasan. Ia menyampaikan harapan kepada Presiden Prabowo Subianto untuk memberikan dukungan penanganan kepada masyarakat wilayah terdampak. Paparan asap yang mengandung partikel halus PM2,5 diketahui berisiko meningkatkan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), kekambuhan asma, bronkitis, pneumonia, serta memperburuk Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK) dan iritasi mata serta tenggorokan.
“Jangan kita tunggu sampai ada korban kesehatan yang berjatuhan. Penanganan harus dilakukan secara terpadu mulai dari pemadaman sumber api hingga penyediaan layanan kesehatan bagi warga,” tegas Ade Darman.
Kedua pimpinan GPNI berharap penetapan status tanggap darurat dapat membuka akses sumber daya penanganan bencana secara lebih cepat untuk melindungi masyarakat di Sumatera Selatan.

Post a Comment for "KETUM DAN SEKJEN DPP GPNI DESAK PEMERINTAH TETAPKAN STATUS TANGGAP DARURAT KABUT ASAP SUMATERA SELATAN "