KABUPATEN BEKASI,Infodesanasional.id - Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, sukses menggelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Lailatul Ijtima, dan Hari Santri Nasional 2026 pada Sabtu (Malam Ahad), 31 Oktober 2026, pukul 18.00 WIB s/d selesai.
Bertempat di *Yayasan Nur Alifah Bekasi (YANABI) - Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an Darul Hasanah, Kp. Teluk Haur RT02/RW01, Desa Karanghaur, Kec. Pebayuran,* acara berlangsung khidmat dengan tema *"Menguatkan Kecintaan dan Meneguhkan Rasa Cinta dan Kehormatan Kepada Rasulullah SAW"*.
Turut hadir Dewan MUSTASYAR MWCNU Pebayuran
Kiyai Muhamad yasin beserta jajaran Pengurus MWCNU, para Kyai, Pimpinan Ranting NU se-Pebayuran, Banom Ansor-Banser, serta unsur pemerintah Kabupaten Bekasi.
*1. KOMENTAR PENGASUH PONPES DARUL HASANAH - KYAI M.ISMAIL SUNY AL-HAFIDZ*
Sebagai tuan rumah, Pengasuh Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an Darul Hasanah, *Kyai M Ismail Suny AL-HAFIDZ*, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan MWCNU Pebayuran memilih ponpesnya sebagai pusat kegiatan syiar.
"Alhamdulillah, ini suatu kehormatan besar bagi kami Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an Darul Hasanah bisa menjadi tempat berkumpulnya para ulama, para kyai, dan pengurus NU dalam momentum mulia Maulid Nabi dan Hari Santri. Kami membuka pintu selebar-lebarnya untuk kegiatan keumatan. Semoga Ponpes Tahfidzul Qur'an Darul Hasanah ini terus bisa menjadi tempat tholabul ilmi, tempat mencetak hafidz Qur'an yang berakhlak dan cinta NKRI," ujar Kyai Ismail Suny dengan penuh haru.
Ia menambahkan, kebersamaan makan liwet satu nampan hingga pukul 23.40 WIB yang terlihat adalah cerminan kesederhanaan dan kekeluargaan santri.
*2. KOMENTAR PENGURUS NU JAWA BARAT - RADEN FATAHILLAH*
Sementara itu, Pengurus NU Jawa Barat, *Raden Fatahillah*, yang turut hadir memberikan apresiasi tinggi atas kekompakan MWCNU Pebayuran.
Menurutnya, Pebayuran adalah salah satu MWCNU paling hidup di Kabupaten Bekasi.
"Saya melihat MWCNU Pebayuran ini luar biasa kompak dan istiqomah. Merangkai Maulid Nabi, Lailatul Ijtima, dan Hari Santri dalam satu kegiatan adalah langkah cerdas. Ini menguatkan Jam'iyah dan menguatkan kecintaan kita kepada Rasulullah SAW. Inilah ciri khas NU, menjaga tradisi, merawat umat, dan setia kepada NKRI. Lanjutkan!" tegas Raden Fatahillah.
Ia berpesan agar para santri terus menjadi garda terdepan dalam melawan paham-paham radikal yang memecah belah bangsa.
*3. KOMENTAR KASUBAG TU KEMENAG KAB. BEKASI - H. AHMAD DEDE ZAENAL MUTTAQIN, http://S.Ag., MA*
Dari unsur pemerintah, Kasubag TU Kementerian Agama Kabupaten Bekasi, H. Ahmad Dede Zaenal Muttaqin, http://S.Ag., MA, yang hadir mewakili Kemenag, menyampaikan bahwa pemerintah sangat mendukung kegiatan-kegiatan yang memperkuat moderasi beragama seperti ini.
"Kami dari Kemenag Kabupaten Bekasi sangat mengapresiasi kegiatan MWCNU Pebayuran ini. Ini adalah contoh nyata moderasi beragama dan syiar Islam yang Rahmatan Lil Alamin. Maulid Nabi adalah momentum untuk meneladani akhlak Rasulullah, dan Hari Santri adalah momentum untuk mengenang jasa santri dalam merebut kemerdekaan. Kemenag akan selalu bersinergi dengan NU dan Pondok Pesantren," ujar H. Ahmad Dede.
*4. KOMENTAR KASI BIMAS ISLAM KAB. BEKASI - H. NEDI JUNAEDI*
Senada, Kasi Bimas Islam Kabupaten Bekasi, *H. Nedi Junaedi*, menambahkan bahwa peran pondok pesantren seperti Tahfidzul Qur'an Darul Hasanah sangat vital dalam membina moral generasi muda di Pebayuran.
"Ponpes Darul Hasanah di bawah asuhan Kyai M.Ismail Suny al-hafidz ini telah memberikan kontribusi besar bagi pembinaan keagamaan di Pebayuran. Acara tonight ini menjadi bukti bahwa sinergi antara Ulama, Pemerintah, dan Masyarakat berjalan sangat baik di Pebayuran. Semoga keberkahan Maulid ini membawa kebaikan untuk Bekasi yang lebih religius," tutup H. Nedi Junaedi.
Acara ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa, tahlil, dan makan bersama sebagai simbol ukhuwah Islamiyah warga Nahdliyyin.
(Ahmad Syarifudin, C.BJ.,C.EJ)

Post a Comment for "KHIDMAT PENUH BAROKAH! MWCNU PEBAYURAN GELAR MAULID NABI, LAILATUL IJTIMA & HARI SANTRI 2026 DI PONPES TAHFIDZUL QUR'AN DARUL HASANAH, 4 TOKOH BERI APRESIASI"