SEKAYU, Infodesanasional.id — Jagat media sosial Facebook baru-baru ini dihebohkan oleh unggahan video viral yang memperlihatkan tumpukan sampah di pinggir jalan yang belum diangkut oleh petugas kebersihan. Dalam video tersebut, terdengar suara seorang pria yang menyayangkan kondisi tersebut. Ia mempertanyakan kesiapan Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) dalam meraih Piala Adipura jika penanganan sampah di wilayah tersebut masih dinilai lambat.
Menanggapi keluhan yang beredar luas di media sosial tersebut, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Musi Banyuasin, Tabrani Riski, memberikan klarifikasi langsung kepada awak media infodesanasional.id.
Tabrani menjelaskan bahwa tumpukan sampah tersebut sifatnya hanya sementara dan dipastikan akan diangkut pada hari yang sama. Ia meluruskan kekhawatiran warga mengenai keterlambatan armada pengangkut sampah di lapangan.
"Posisi sampah saat ini sudah terkumpul rapi dan tidak berserakan. Petugas hanya tinggal menunggu mobil angkutan sampah yang saat ini sedang beroperasi memutar di lokasi lain terlebih dahulu. Proses tunggu ini tidak lebih dari 1 atau 2 jam, dan kami yakin tidak sampai lebih dari satu hari, apalagi hingga 2 atau 3 hari," ujar Tabrani.
Lebih lanjut, Tabrani juga merespons harapan warga mengenai penyediaan tempat sampah di lingkungan pemukiman. Ia mengimbau agar masyarakat memahami keterbatasan fasilitas dari dinas, namun tetap menjanjikan solusi jangka panjang.
"Tolong diinfokan kepada masyarakat, untuk tong sampah di depan rumah-rumah warga memang DLH tidak menyediakannya. Namun, kami akan mengupayakan penyediaan kotak sampah berukuran besar yang nantinya akan diletakkan di titik-titik lokasi penumpukan sampah utama," tambahnya.
Kondisi ini turut memancing perhatian warga lokal. Muhamat, salah seorang warga Sekayu, menyampaikan harapannya agar pemerintah segera merealisasikan pengadaan kotak sampah besar di titik pembuangan strategis. Menurutnya, ketiadaan wadah penampung memicu perilaku buang sampah sembarangan.
"Sebagai masyarakat, saya sangat berharap di titik-titik pembuangan itu disediakan kotak sampah besar untuk mengumpulkan sampah warga. Saya pernah melihat sendiri, sebagian warga membuang sampah seenaknya asal jauh dari rumah mereka karena memang tidak ada tempat pengumpulnya," kata Muhamat.
Meski demikian, Muhamat tetap optimis dan menaruh kepercayaan penuh pada kinerja jajaran pemerintah daerah dalam membenahi fasilitas kebersihan kota.
"Saya berharap dan yakin pemerintah, khususnya DLH Muba, akan terus berupaya dan berusaha agar masyarakat tidak lagi membuang sampah sembarangan di jalan jika wadah atau tempat penampungannya sudah disediakan," tutupnya.(to)


Post a Comment for "Viral Video Sampah Menumpuk di Muba, DLH Pastikan Pengangkutan Berjalan dan Upayakan Kotak Sampah Besar"