Kisah Haru Gandi Islamiyani, Dari Ikon Pendidikan hingga Menjadi Guru

 


MUSI BANYUASIN, infodesanasional.id,- Kisah mengharukan datang dari Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan. Seorang gadis kecil yang dahulu pernah menjadi simbol harapan pendidikan di daerahnya, kini telah tumbuh dewasa dan mengabdikan diri sebagai seorang guru.

Gadis kecil tersebut bernama Gandi Islamiyani. Semasa duduk di bangku Sekolah Dasar (SD), fotonya pernah menjadi perhatian publik. Dalam potret sederhana itu, ia tampak mengenakan seragam SD sambil digandeng oleh Alex Noerdin, saat menjabat sebagai Bupati Musi Banyuasin.

Foto tersebut bukan hanya tersimpan sebagai kenangan pribadi, tetapi juga sempat terpampang di sampul majalah hingga dicetak pada goodie bag pada masanya. Potret itu menjadi simbol semangat pendidikan dan harapan masa depan anak-anak daerah, khususnya di Musi Banyuasin.

Seiring berjalannya waktu, nama Gandi Islamiyani sempat tak terdengar. Hingga akhirnya, pada Kamis (26/2/2026), ketika kabar wafatnya Alex Noerdin—mantan Bupati Musi Banyuasin sekaligus mantan Gubernur Sumatera Selatan dua periode—menjadi trending topic di media sosial, nama Gandi kembali mencuat.

Melalui akun Instagram pribadinya, @gandiislamiyani, yang dikutip Tribun Sumsel, ia membagikan kembali kenangan masa kecilnya. Dalam unggahan story tersebut, terlihat momen saat dirinya masih berseragam SD dan digandeng oleh Alex Noerdin—sebuah momen yang begitu berharga dan penuh makna.

Yang membuat kisah ini semakin menyentuh, bocah kecil yang dulu menjadi wajah harapan pendidikan itu kini telah tumbuh dewasa dan memilih jalan pengabdian sebagai seorang guru.

Dari simbol pendidikan, kini ia menjadi pelaku pendidikan. Seolah lingkaran itu kembali utuh—dari anak kecil yang digandeng sang pelopor sekolah gratis, kini ia yang menggandeng dan membimbing generasi penerus di ruang kelas.

“Kisah ini bukan sekadar nostalgia foto lama, tetapi tentang perjalanan cita-cita yang tumbuh. Tentang bagaimana sebuah momen kecil bisa menjadi pengingat arti pendidikan yang sesungguhnya. Dari tangan yang dulu digandeng sang pelopor sekolah gratis, kini saya menggandeng masa depan generasi berikutnya di dunia pendidikan,” tulis Gandi Islamiyani dalam unggahannya.

Kisah Gandi Islamiyani menjadi pengingat bahwa pendidikan bukan hanya tentang program dan kebijakan, tetapi juga tentang inspirasi yang mampu menumbuhkan mimpi dan pengabdian.

(Iskandar Zulkarnain / Yung Is)

Post a Comment for "Kisah Haru Gandi Islamiyani, Dari Ikon Pendidikan hingga Menjadi Guru"