Jakarta, Infodesanasional.id -Gerakan Pemuda Nusantara Indonesia (GPNI) memberikan dukungan bulat dan apresiasi setinggi-tingginya terhadap kebijakan strategis Pemerintah Pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, yang berencana melakukan audit menyeluruh terhadap seluruh pemerintahan desa di seluruh penjuru Tanah Air. Langkah berani ini dinilai sebagai jawaban atas harapan besar masyarakat, guna memastikan setiap rupiah anggaran desa benar-benar dirasakan manfaatnya hingga ke pelosok negeri.
Sekretaris Jenderal GPNI, Ade Darman, menyampaikan pernyataan sikap tegasnya terkait kebijakan tersebut. Menurutnya, langkah audit ini telah lama dinanti, mengingat realitas di lapangan menunjukkan bahwa aliran dana yang bernilai hingga triliunan rupiah dari pemerintah pusat, kerap kali tidak tersalurkan secara utuh maupun tepat sasaran kepada masyarakat yang berhak menerimanya.
"Kami menyatakan dukungan penuh dan tanpa ragu kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto atas kebijakan yang berkeinginan mengaudit seluruh kepala desa di Indonesia. Inilah langkah yang sangat kami harapkan sejak lama. Selama ini, anggaran bernilai triliunan rupiah yang digelontorkan pemerintah pusat, diperuntukkan bagi kesejahteraan seluruh masyarakat Indonesia melalui perantara pemerintahan desa. Namun sayang, realitas yang terjadi di lapangan menunjukkan bahwa anggaran besar tersebut sering kali tidak sampai sepenuhnya ke tangan rakyat," ujar Ade Darman dengan nada tegas, Jumat (29/5/2026).
Lebih lanjut, Ade Darman menegaskan bahwa momen ini adalah waktu yang tepat bagi Presiden Prabowo Subianto untuk mengambil sikap tegas dan bertindak nyata terhadap berbagai penyimpangan yang terjadi di tingkat pemerintahan terendah. Ia menilai, selama ini masih terdapat celah dan kelalaian dalam pengelolaan keuangan desa yang dimanfaatkan oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab, sehingga tujuan mulia dari penyaluran dana tersebut menjadi kandas di tengah jalan.
"Sudah saatnya Bapak Presiden Prabowo Subianto bersikap tegas dan tidak kompromi terhadap oknum yang bermain-main dengan hak rakyat di wilayah desa. Selama ini, tata kelola pemerintahan desa masih banyak menyisakan persoalan, di mana dana yang seharusnya membangun desa justru tidak memberikan dampak signifikan bagi kemajuan warga. Ketegasan ini mutlak diperlukan untuk memutus mata rantai penyimpangan tersebut," tambahnya.
Pihaknya juga menekankan prinsip dasar pengelolaan keuangan negara, khususnya yang dialokasikan untuk desa. Menurut Ade Darman, seluruh anggaran yang turun ke desa adalah amanah dan milik rakyat, sehingga pengelolaannya wajib didasari pada prinsip kejujuran, transparansi, serta akuntabilitas yang tinggi.
"Kami tegaskan kembali, dengan lantang dan tegas: segala bentuk anggaran yang turun ke desa harus dimanfaatkan oleh pemerintah desa dengan cara yang baik, benar, tertib, dan penuh tanggung jawab. Dana tersebut bukan milik perorangan atau kelompok, melainkan modal besar untuk memajukan desa, membangun infrastruktur, dan menyejahterakan seluruh warga. Jangan sampai ada lagi hak rakyat yang dikorupsi atau disalahgunakan," tegas Sekjen GPNI tersebut.
Di akhir pernyataannya, GPNI berharap langkah audit ini menjadi tonggak perubahan besar bagi birokrasi desa di Indonesia. Organisasi kepemudaan ini pun menyatakan kesiapannya untuk menjadi mitra kritis sekaligus mitra kerja pemerintah, dalam mengawasi dan memastikan setiap kebijakan yang diambil senantiasa berpihak pada kepentingan rakyat banyak demi Indonesia yang lebih maju dan sejahtera.(Toby)

Post a Comment for "Dukung Langkah Strategis Presiden Prabowo, Sekjen GPNI Desak Audit Menyeluruh Kepala Desa: Pastikan Anggaran Desa Terserap Penuh untuk Kesejahteraan Rakyat "