Hindari Bus Menyalip, Pikap Bermuatan Pekerja Tebu Terjun ke Sungai di Kedunggalar Ngawi


NGAWI, Infodesanasional.id – Insiden kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Jalan Raya Mantingan, tepatnya di Dusun Sidowayah, Desa Jenggrik, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, pada Jumat (15/05/2026). Sebuah mobil pikap berpelat nomor L 8897 DAC terjun bebas ke dalam sungai setelah berupaya menghindari tabrakan dengan sebuah bus.

Peristiwa ini mengakibatkan pengemudi dan dua penumpang mengalami luka-luka. Pemilik mobil, Tardi, mengonfirmasi bahwa kendaraan tersebut dikemudikan oleh Rosmadi (43), warga Desa Bangunrejo Lor, Kecamatan Pitu. Saat kejadian, Rosmadi sedang membawa dua rekan kerjanya, yakni Imam Syukur (43) dari Desa Banjarbanggi dan Nuryanto (43) dari Desa Karanggeneng."Ketiganya adalah pekerja di perkebunan tebu milik saya. 

Saat itu mereka sedang dalam perjalanan pulang setelah menagih uang di wilayah Desa Gemarang, Kecamatan Kedunggalar," ujar Tardi kepada awak media.Kronologi KejadianKecelakaan bermula saat mobil pikap melaju dengan kecepatan cukup kencang. Saat melintasi jalan yang menikung, tiba-tiba muncul sebuah bus dari arah berlawanan yang sedang mendahului kendaraan lain dan memakan marka jalan.

Karena jarak yang sudah sangat dekat, Rosmadi terpaksa membanting setir ke arah kiri untuk menghindari tabrakan adu banteng. Namun, laju kendaraan yang tidak terkendali membuat mobil oleng hingga menabrak pagar jembatan dan akhirnya jatuh ke dasar sungai.

Warga sekitar yang melihat kejadian tersebut segera memberikan pertolongan dan mengevakuasi para korban ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan perawatan medis. Kasus kecelakaan ini kini ditangani oleh unit laka lantas setempat guna penyelidikan lebih lanjut.(Adi) 

Post a Comment for "Hindari Bus Menyalip, Pikap Bermuatan Pekerja Tebu Terjun ke Sungai di Kedunggalar Ngawi"