Membangun Peradaban dari Pekanbaru: Majelis Dzikir Akbar dan Jamuan Adab Warnai Prosesi Lamaran Putra Alm. Buya Syekh Muhammad Rasyid Syah Fandi


PEKANBARU, Infodesanasional.id – Suasana penuh keberkahan menyelimuti kediaman Almarhum Buya Syekh Muhammad Rasyid Syah Fandi di Pekanbaru pada Sabtu, 16 Mei 2026. 

Diiringi kalimat tauhid “Ilahi Anta Ma’shudi Wa Ridhooka Mathlubi”, keluarga besar menyelenggarakan Majelis Dzikir Akbar dan Jamuan Adab dalam rangka tasyakuran atas terlaksananya prosesi lamaran putra Almarhum Buya Syekh Muhammad Rasyid Syah Fandi.

Acara yang berlangsung khidmat ini dipimpin langsung oleh Guru Mursyid Thoriqoh Naqsyabandiyah Indonesia, Buya Syekh Muhammad Maulana Nur Addin Badruzzaman.

 Kehadiran beliau memberikan kesejukan spiritual bagi seluruh jamaah dan tamu undangan yang hadir memenuhi kediaman almarhum.Rangkaian acara diawali dengan prosesi lamaran yang penuh adab, kemudian dilanjutkan dengan Majelis Dzikir Akbar.

 Jamuan Adab yang digelar setelahnya bukan sekadar perjamuan makan biasa, melainkan simbol penguatan silaturahmi dan penanaman nilai-nilai akhlakul karimah di tengah masyarakat.

Dalam pesan spiritual yang disampaikan, ditekankan bahwa adab dan dzikir adalah pilar utama dalam membangun bangsa.

 "Dengan Adab dan Dzikir, kita jadikan Indonesia Emas dan Bermartabat di dunia internasional. Kita optimis Indonesia akan menjadi pusat peradaban dzikir dunia," pungkas pesan tersebut.

Seluruh rangkaian acara berjalan dengan lancar dan penuh kekhusyukan. Keluarga besar menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas keridhaan Allah SWT, Dzat Yang Maha Suci, sehingga momen bersejarah bagi keluarga sekaligus syiar dakwah ini dapat terlaksana dengan sempurna. (red) 

Post a Comment for "Membangun Peradaban dari Pekanbaru: Majelis Dzikir Akbar dan Jamuan Adab Warnai Prosesi Lamaran Putra Alm. Buya Syekh Muhammad Rasyid Syah Fandi"