PONOROGO, Infodesanasional.id – Aktivitas memancing yang dilakukan empat bocah di Desa Karangjoho, Kecamatan Badegan, Ponorogo, berujung duka mendalam pada Minggu (24/5) siang. Seorang anak bernama Alam (10) ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di aliran sungai setempat.
Kapolsek Badegan, AKP Haryono, mengonfirmasi kejadian tersebut. Berdasarkan keterangan yang dihimpun, korban bersama tiga rekannya sudah berada di lokasi untuk memancing sejak pagi hari. Namun, diduga karena tak kunjung mendapatkan ikan, keempatnya memutuskan untuk mandi dan berenang di sungai tersebut.
Nahas, lokasi yang mereka pilih ternyata merupakan area kedung atau bagian sungai yang memiliki kedalaman cukup ekstrem.
Kondisi ini diperparah dengan fakta bahwa seluruh anak tersebut diketahui tidak memiliki kemampuan berenang."Saat mulai tenggelam, anak-anak ini sempat berteriak meminta pertolongan kepada warga sekitar," ujar AKP Haryono.
Warga yang mendengar teriakan tersebut langsung berupaya melakukan penyelamatan. Tiga anak berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat, namun korban Alam sempat hilang terseret arus dan tenggelam ke dasar kedung.
Setelah dilakukan pencarian, Alam akhirnya ditemukan oleh warga dalam kondisi sudah tidak bernyawa.Peristiwa memilukan ini menjadi peringatan keras bagi para orang tua dan masyarakat luas. Pihak kepolisian mengimbau agar pengawasan terhadap aktivitas anak-anak, terutama di sekitar area sungai dan perairan yang berbahaya, lebih ditingkatkan guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.

Post a Comment for "Petaka di Kedung Dalam: Niat Memancing, Bocah 10 Tahun di Ponorogo Tewas Tenggelam"