Tak Stabil Jaringan Internet Hambat Realisasi Banpang di Beberapa Desa


Banyuasin, Infodesanasional.id - Buruknya kondisi jaringan seluler terpantau mengakibatkan terkendalanya kelangsungan proses penyaluran bantuan pangan di beberapa desa dalam wilayah kecamatan Air Salek kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan. Sedang beberapa desa lainnya tampak lancar tanpa hambatan serupa

Sampai dengan hari ini masih terlihat proses penyaluran bantuan di beberapa desa. Tedapat didua desa, yakni Bintaran dan Sidoharjo proses yang berlangsung terpantau dengan kurang lancar sama seperti desa Damarwulan yang juga terhambat akibat buruknya kondisi jaringan, sementara itu terdapat satu desa (Srimulyo) yang sampai hari ini belum melakukan realisasi penyaluran, sedangkan di desa Saleh Agung penyaluran tampak lancar lancar saja, Senin 18 Mei 2026.

Koordinator penyaluran desa Srimulyo, "Tardi. dimintai keterangan mengenai belum dimulainya penyaluran bantuan pangan periode Februari dan Maret tahun 2026 ini menjelaskan bahwa terdapat kekurangan bahan pangan yang didistribusikan ke desa tersebut sehingga pihaknya masih menunggu tambahan dari pihak koordinator kecamatan terkait kekurangan dimaksud. 

Tardi menuturkan sebanyak dua dus empat liter minyak goreng kurang pada saat penerimaan pendistribusian dari pihak koordinator kecamatan ke desa Srimulyo, namun demikian ia menyebutkan bahwa realisasi perlahan akan dimulai pada esok hari sembari menunggu penambahan kekurangan Banpang tersebut

Terpisah, koordinator penyaluran desa Saleh Agung, "Irawan. Memastikan bahwa tidak terdapat kendala sinyal maupun buruknya koneksi internet pada proses realisasi Banpang di desa tersebut, menurut ia adapun kendala kecil hanya berupa kebocoran kemasan minyak goreng beberapa kantung dan sudah dilaporkan ke koordinator kecamatan untuk mendapatkan penambahan jika memang diperlukan. 

Adapun kendala kecil lainnya menurut Irawan ialah berupa kelengkapan dokumen kependudukan para penerima manfaat bantuan dan perwakilan yang tidak memenuhi syarat penerimaan serta KPM yang tidak langsung datang ke kantor desa untuk mengambil bantuan meski sudah dihimbau melalui ketua rukun tetangga dan kepala kepala dusun. 

Menurut keterangan koordinator penyaluran bantuan pangan di desa Bintaran untuk memperlancar proses, realisasi dilakukan dengan sistem ofline, satgas penyalur bantuan pangan yang merupakan perangkat desa dan bpd ini menjelaskan bahwa penginputan data penyaluran bantuan dilakukan oleh satu orang khusus pada malam hari, sementara penyerahan kepada warga penerima manfaat bantuan didesa tersebut tampak terlihat lancar tanpa antrian panjang. 

Sedikit berbeda koordinator penyaluran di desa Sidoharjo yang juga sempat dibincangi menjelaskan bahwa metode offline bukan solusi tapi merupakan pekerjaan yang harus dilakukan dua kali yaitu dengan penyaluran siang hari kemudian penginputan data pada malam hari yang dinilai beresiko dan tidak sesuai juknis penyaluran bantuan. 

Sampai dengan saat ini awak media belum menemukan nara sumber yang mengungkap adanya biaya tertentu dibebankan kepada para keluarga penerima manfaat bantuan seperti isu yang sedang ditelusuri. 

Pewarta: Junaidi

Post a Comment for "Tak Stabil Jaringan Internet Hambat Realisasi Banpang di Beberapa Desa"