MUBA, Infodesanasional.id – Aktivitas pembakaran gas (flaring) milik PT Medco Energi Internasional di Desa Macang Sakti, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), mendadak viral dan menjadi sorotan tajam warganet di media sosial Facebook.
Melalui postingan akun Dani Dans, masyarakat mengeluhkan posisi titik pembakaran gas yang diduga terlalu dekat dengan permukiman. Suara dentuman yang menggelegar, hawa panas yang menyengat, serta kepulan asap yang terus menyala setiap hari menimbulkan keresahan mendalam bagi warga setempat.
"Sampai kapan keselamatan warga dikorbankan demi kepentingan perusahaan? Jangan tunggu ada korban baru semua sibuk mencari alasan!" tulis unggahan tersebut, mendesak pemerintah daerah dan instansi terkait untuk segera melakukan evaluasi terhadap aktivitas perusahaan.
Perdebatan Mengenai Domisili dan OperasionalPostingan ini memicu diskusi hangat di kolom komentar mengenai mana yang lebih dulu ada: permukiman warga atau operasional perusahaan.Akun Andra Wst menegaskan bahwa Macang Sakti adalah dusun tua yang sudah ada sejak lama.
Ia berpendapat bahwa warga membangun rumah di tanah milik sendiri dan perusahaanlah yang datang belakangan untuk melakukan pengeboran sumur baru."Harus perhatikan keselamatan warga sebelum melakukan aktivitas pembakaran," tegasnya.Namun, pandangan berbeda disampaikan oleh pemilik akun Dani Dans.
Ia menjelaskan bahwa wilayah tersebut secara historis telah menjadi area operasional berbagai perusahaan migas sejak akses jalan terbuka, mulai dari era Bukit Asam, Gulf, ConocoPhillips, hingga kini dikelola oleh Medco. Menurutnya, pemukiman justru berkembang seiring dengan terbukanya akses jalan oleh perusahaan.
Desakan EvaluasiTerlepas dari perdebatan mengenai siapa yang lebih dulu menempati wilayah tersebut, masyarakat menuntut hak mereka untuk mendapatkan lingkungan yang aman dan sehat.
Warga berharap adanya pemeriksaan teknis mengenai standar keamanan jarak pembakaran gas dengan rumah penduduk guna menghindari ancaman kebakaran serta polusi udara yang berkelanjutan.Hingga berita ini diturunkan, pihak PT Medco Energi Internasional maupun pemerintah daerah setempat belum memberikan pernyataan resmi terkait keluhan warga yang viral tersebut. (red)

Post a Comment for "Viral di Medsos, Aktivitas Pembakaran Gas PT Medco di Macang Sakti Dikeluhkan Warga: Panas dan Menggelegar"