CEPU, BLORA, Infodesanasional.id – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) secara resmi melakukan serah terima 20 orang peserta program Pelatihan "SDM Unggul Muba" kepada Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi (PPSDM Migas) Cepu. Langkah strategis ini bertujuan untuk mendidik, melatih, serta membekali generasi muda Muba dengan keterampilan khusus industri hulu dan hilir migas yang bersertifikasi nasional.
Kehadiran jajaran Pemkab Muba di Cepu dipimpin langsung oleh Kepala Disnakertrans Kabupaten Musi Banyuasin, Herryandi Sinulingga AP, bersama Sekretaris Dinas, Bapak Juanda S.E., M.Si. Dan Kabid Lattas Edison Turut hadir dalam kesatuan pelaksanaan tersebut para perwakilan dari daerah lain yang juga mendapatkan kesempatan pelatihan, di antaranya Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Bojonegoro, Ibu Wiwik Sulistiyo, S.Pt., M.M, Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Fakfak, Hasan Namudat, Kepala Bidang Penempatan, Pelatihan Tenaga Kerja, dan Transmigrasi Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Blora, Ibu Wahyu Trimulyani, AP., MA, Perwakilan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Sorong, Alfius Kambu, ST, serta Dinas Tenagakerja dan Transmigrasi Kabupaten Tuban, Ibu Ika Setianingrum, A.Md. Kehadiran seluruh perwakilan wilayah ini disambut hangat oleh Koordinator Pelaksanaan Pengembangan Sumber Daya Manusia PPSDM Migas, Bapak FX Yudi Tryono, S.T., M.T.
Dalam pidato resminya, Kepala Disnakertrans Muba, Bapak Heryandi Sinulingga AP, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada pihak PPSDM Migas Cepu yang telah mengakomodir serta memberikan kepercayaan penuh kepada Kabupaten Musi Banyuasin.
"Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PPSDM Migas Cepu yang telah mengakomodir Kabupaten Musi Banyuasin sebagai perwakilan dari wilayah Barat Indonesia, khususnya dari Pulau Sumatera, melalui Program Pelatihan Kemasyarakatan yang dibebankan sepenuhnya pada APBN. Tentunya kami merasa sangat bangga karena Musi Banyuasin satu satunya daerah di 17 Kabupaten Kota Se-Sumsel yang dipercaya untuk mengikuti pelatihan ini dalam rangka menciptakan SDM unggul, yang saat ini telah kami jadikan sebagai program unggulan di daerah kami," ujar Heryandi Sinulingga AP.
Lebih lanjut,Kadisnaketrans Muba menjelaskan bahwa program kolaborasi ini sepenuhnya gratis tanpa membebankan biaya sedikit pun kepada para peserta. PPSDM Migas Cepu memfasilitasi seluruh kebutuhan peserta secara total, mulai dari tiket pesawat pulang-pergi, biaya akomodasi, konsumsi, hingga penyediaan fasilitas penuh selama pelaksanaan pelatihan.
"Di sinilah wujud nyata kehadiran pemerintah pusat dan pemerintah daerah yang berkolaborasi secara sinergis untuk membekali generasi muda kita. Dengan sertifikasi kompetensi nasional ini, para pemuda memiliki modal kuat dan daya saing tinggi untuk mencari kerja di perusahaan-perusahaan migas, baik yang beroperasi di wilayah Musi Banyuasin maupun di seluruh penjuru Indonesia," tambahnya.
Terkait keberlanjutan program, Kadisnakertrans Muba juga menyampaikan usulan strategis jangka panjang agar kerja sama ini memberikan dampak yang luar biasa terhadap penyerapan tenaga kerja lokal.
“Harapan kami ke depan, selain mendapatkan pelatihan dan sertifikasi, kiranya para peserta yang telah lulus dapat difasilitasi dalam program pemagangan untuk menambah pengalaman kerja nyata. Jika memungkinkan, mereka dapat langsung diserap menjadi tenaga kerja tersertifikasi di perusahaan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) yang beroperasi di Musi Banyuasin khususnya, dan Indonesia pada umumnya. Kolaborasi berkelanjutan ini akan membuka peluang kerja konkret dan menjadi sebuah terobosan yang luar biasa," tegasnya dalam pidatonya.
Di tempat terpisah, Bupati Musi Banyuasin Bapak HM Toha Tohet bersama Wakil Bupati Kiai Abdur Rohman Husen turut menyampaikan ucapan terima kasih secara khusus kepada Kepala PPSDM Migas Cepu atas kesempatan emas yang diberikan kepada warga Muba melalui fasilitas pelatihan gratis ini.
Pimpinan daerah Musi Banyuasin tersebut menitipkan para peserta agar dididik dan dilatih secara profesional sesuai jurusan yang dipilih agar menjadi tenaga siap kerja. Kepada generasi muda yang terpilih, Bupati dan Wakil Bupati berpesan dengan sangat tegas: "Manfaatkan kesempatan berharga ini dengan belajar secara disiplin, selalu menjaga marwah keluarga, menjaga nama baik daerah, serta kehormatan diri sendiri. Jangan sekali-kali melakukan pelanggaran atau perbuatan yang memalukan, karena dampaknya akan mencoreng nama baik keluarga dan daerah tercinta."
Sementara itu, Koordinator Pelaksanaan Pengembangan SDM, Bapak FX Yudi Tryono, S.T., M.T., mewakili Kepala PPSDM Migas Cepu Bapak Waskito, menyatakan akan menindaklanjuti masukan positif tersebut.
"Usulan yang disampaikan oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Musi Banyuasin serta perwakilan daerah lainnya akan segera kami koordinasikan dan tindak lanjuti bersama. Sementara itu, kami berpesan kepada seluruh generasi muda Indonesia yang saat ini mendapatkan kesempatan emas berlatih di PPSDM Cepu, ikutilah seluruh rangkaian kegiatan pendidikan dan pelatihan ini dengan baik tanpa adanya pelanggaran apa pun," kata FX Yudi Tryono.
Ia juga menekankan pentingnya membangun jejaring (networking) positif selama masa pendidikan dengan peserta dari berbagai daerah lain yang berada dalam satu angkatan, baik dari Sorong, Fakfak, Bojonegoro, Tuban, maupun Blora.
Pihak PPSDM Migas Cepu juga memberikan peringatan keras mengenai sanksi kedisiplinan selama pelatihan berlangsung. "Perlu kami ingatkan kembali, apabila terdapat pelanggaran disiplin, kami tidak akan segan-segan untuk langsung mengeluarkan dan mengembalikan kalian ke daerah asal.
Sanksi tegas lainnya adalah kewajiban untuk mengembalikan seluruh biaya pendidikan secara penuh sesuai anggaran per orang pada jurusannya masing-masing. Ingat, diklat ini dibiayai menggunakan uang rakyat Indonesia melalui APBN PPSDM Cepu. Oleh karena itu, patuhi seluruh aturan yang berlaku agar tidak membuat malu daerah kalian," selamat datang dan selamat mengikuti semua proses pelatihannya dan nanti pulang sudah dibekali ilmu dan sertifikat keahlian yang diakui secara nasional tegasnya .(to)

Post a Comment for "Membuka Jalan Karier Generasi Muda di Industri Hulu Hilir Migas Melalui Sertifikasi Nasional"