Selamat Memperingati Hari Anak Nasional 2026: Disnaketrans Muba dan DWP Perkuat Komitmen Perlindungan Anak serta Ketahanan Keluarga


SEKAYU, Infodesanasional.id - 23 JULI 2026 Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) tahun 2026, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnaketrans) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) bersama Dharma Wanita Persatuan (DWP) Disnaketrans Muba menegaskan komitmen bersama dalam mewujudkan perlindungan anak yang berkelanjutan serta penguatan peran keluarga sebagai benteng utama tumbuh kembang generasi penerus bangsa.

Peringatan tahun ini menjadi momentum krusial bagi Disnaketrans Muba untuk terus mendorong terciptanya lingkungan yang aman, inklusif, dan bebas dari segala bentuk eksploitasi anak, baik di lingkungan masyarakat maupun di dunia kerja.


Komitmen Kebijakan: Pengawasan Tenaga Kerja dan Bebas Pekerja Anak


Kepala Disnaketrans Kabupaten Muba, Herryandi Sinulingga, AP, menegaskan bahwa pemenuhan hak-hak anak merupakan pilar utama dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) yang unggul menuju Indonesia Emas.

"Anak-anak adalah aset tertinggi dan pemegang estafet masa depan Kabupaten Musi Banyuasin. Tugas kita di ranah pemerintahan adalah memastikan hak-hak dasar mereka, seperti pendidikan, kesehatan, dan perlindungan, terpenuhi tanpa kompromi," ujar Herryandi Sinulingga, AP.

"Di sektor ketenagakerjaan, Disnaketrans Muba berkomitmen secara tegas untuk terus mengawasi dan menindak keberadaan pekerja anak di seluruh wilayah industri, perkebunan, maupun usaha formal dan informal di Muba. Anak-anak seharusnya memegang pena dan buku untuk belajar, bukan menanggung beban kerja orang dewasa. Kami mengajak seluruh pengusaha dan pemangku kepentingan untuk bersama-sama menciptakan kawasan kerja yang ramah dan pro-perlindungan anak," tegasnya.


Pesan Moral Ketahanan Keluarga: Rumah Sebagai Benteng Utama


Senada dengan hal tersebut, Ketua DWP Disnaketrans Muba, Ny. Patrichia Lisnawaty Sinulingga, menyoroti peran sentral keluarga dalam membentuk karakter dan kesehatan mental anak sejak usia dini. Menurutnya, perlindungan hukum harus sejalan dengan kehangatan di dalam rumah tangga.

"Keluarga adalah madrasah pertama dan benteng perlindungan emosional yang paling kokoh bagi anak. Kebijakan sebaik apa pun tidak akan maksimal jika anak tidak mendapatkan rasa aman di dalam rumahnya sendiri," ungkap Ny. Patrichia Lisnawaty Sinulingga.

Dalam pesan moralnya kepada seluruh keluarga di Kabupaten Muba, Ny. Patrichia menekankan empat poin penting:

* Pengasuhan Penuh Kasih Sayang: Menghentikan segala bentuk kekerasan verbal maupun fisik dalam rumah tangga.

* Kualitas Waktu (Quality Time): Menyediakan waktu khusus untuk mendengarkan, mendampingi, dan memahami kebutuhan emosional anak di tengah kesibukan harian.

* Pendidikan Karakter dan Moral: Menanamkan nilai-nilai keagamaan, kejujuran, dan empati sejak dini agar anak memiliki benteng moral yang kuat.

* Dukungan Potensi Diri: Memfasilitasi minat dan bakat anak tanpa memaksakan kehendak orang tua.

Langkah Konkrit Sinergi Disnaketrans dan DWP Muba

Guna mewujudkan pesan-pesan tersebut secara nyata, Disnaketrans Muba bersama DWP menetapkan tiga langkah strategis:

* Sosialisasi dan Pengawasan Terpadu: Meningkatkan patroli dan pengawasan ketenagakerjaan terpadu di sektor-sektor rawan penggunaan tenaga kerja di bawah umur.

* Edukasi Ketahanan Keluarga Pekerja: Menyediakan program pembinaan dan edukasi pengasuhan (parenting) bagi para pekerja atau buruh wanita serta keluarga aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Muba.

* Mendorong Tempat Kerja Ramah Keluarga: Mendorong perusahaan-perusahaan di Musi Banyuasin untuk menyediakan fasilitas ruang laktasi dan sarana pendukung tumbuh kembang anak bagi para pekerja.

Post a Comment for "Selamat Memperingati Hari Anak Nasional 2026: Disnaketrans Muba dan DWP Perkuat Komitmen Perlindungan Anak serta Ketahanan Keluarga"