Gabungan Ormas Muba Siap Kepung Pemda dan DPRD, Soroti Jembatan Lalan Hingga TPP ASN Belum Cair

 


MUBA, infodesanasional.id, – Gelombang kekecewaan masyarakat terhadap berbagai persoalan di Kabupaten Musi Banyuasin mulai memuncak. Sejumlah organisasi masyarakat (Ormas) di Muba yang tergabung dalam aliansi gabungan lintas organisasi memastikan akan menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran pada Rabu, 30 Mei 2026, di depan Kantor Pemkab Muba dan DPRD Muba.

Aksi tersebut akan melibatkan sejumlah Ormas, di antaranya Gempita, LAN, TRINUSA, Cakar Sriwijaya, serta beberapa elemen masyarakat lainnya yang mengaku sudah geram terhadap berbagai persoalan daerah yang dinilai tak kunjung mendapat penyelesaian serius dari pemerintah.

Dalam pernyataannya, gabungan Ormas menegaskan bahwa aksi ini merupakan bentuk kepedulian terhadap kondisi Kabupaten Muba yang dinilai semakin memprihatinkan, mulai dari pembangunan infrastruktur yang mangkrak, jalan rusak, hingga persoalan hak ASN yang belum dibayarkan.

Salah satu isu utama yang akan disuarakan ialah mangkraknya pembangunan Jembatan Lalan yang sebelumnya rusak akibat ditabrak tongkang batu bara. Hingga kini, masyarakat menilai penyelesaian proyek tersebut berjalan lamban meski berbagai janji pernah disampaikan.

“Jembatan Lalan merupakan urat nadi masyarakat. Namun sampai hari ini belum juga selesai. Janji demi janji terus disampaikan, tapi realisasinya tidak jelas. Masyarakat sudah terlalu lama menderita akibat akses yang terganggu,” tegas perwakilan aliansi Ormas.

Tak hanya itu, massa aksi juga akan menyoroti kondisi Jembatan Desa Rantau Kroya yang dinilai membutuhkan perhatian serius, serta banyaknya ruas jalan rusak di berbagai wilayah Muba yang dianggap menghambat aktivitas ekonomi masyarakat.

Selain persoalan infrastruktur, keterlambatan pencairan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) ASN yang disebut sudah menunggak selama empat bulan juga menjadi tuntutan utama dalam aksi nanti. Para ASN dinilai berhak mendapatkan kepastian dan kejelasan dari pemerintah daerah.

“TPP ASN sampai sekarang belum cair selama empat bulan. Ini bukan persoalan kecil, karena menyangkut hak dan kebutuhan hidup pegawai,” ujar sumber dari aliansi aksi.

Gabungan Ormas juga mengaku akan membawa berbagai isu lain, termasuk persoalan aset daerah yang dinilai belum tertata dengan baik dan berpotensi menimbulkan kerugian daerah apabila terus dibiarkan.

Dalam aksi nanti, massa mendesak Pemkab Muba dan DPRD Muba untuk tidak lagi hanya memberikan janji dan pernyataan normatif, tetapi segera mengambil langkah nyata terhadap berbagai persoalan yang dinilai sudah terlalu lama dikeluhkan masyarakat.

Aksi unjuk rasa diperkirakan akan diikuti ratusan massa dari berbagai kecamatan di Musi Banyuasin. Gabungan Ormas menegaskan aksi akan berlangsung damai, namun tetap tegas dalam menyampaikan aspirasi rakyat.

“Kami datang membawa suara masyarakat. Jangan sampai pemerintah menutup mata terhadap penderitaan rakyatnya sendiri,” tutup pernyataan gabungan Ormas tersebut.

(Tim)


Post a Comment for "Gabungan Ormas Muba Siap Kepung Pemda dan DPRD, Soroti Jembatan Lalan Hingga TPP ASN Belum Cair"