NGAWI, Infodesanasional.id – Kabupaten Ngawi kini tengah bersiap menyambut era baru pertumbuhan industri. Seiring dengan mulai dibangunnya sejumlah pabrik di wilayah tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ngawi optimis sektor ini akan menjadi mesin utama dalam menekan angka pengangguran terbuka di daerah.
Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, dan Tenaga Kerja (DPPTK) Kabupaten Ngawi, Kusumawati Nilam, mengungkapkan bahwa kehadiran investasi baru ini merupakan angin segar bagi angkatan kerja lokal. Namun, ia menekankan bahwa pertumbuhan industri ini harus dibarengi dengan penyerapan tenaga kerja yang berpihak pada warga asli Ngawi."Bapak Bupati sudah menekankan kebijakan bahwa 70 persen kebutuhan tenaga kerja harus mengakomodir angkatan kerja dari Kabupaten Ngawi.
Kebijakan ini terus kami sosialisasikan secara simultan kepada setiap perusahaan baru yang mulai beroperasi," ujar Nilam, Selasa (19/5/2026).
Selain kuota lokal, Pemkab Ngawi juga menyoroti komposisi gender dalam rekrutmen. Merespons keluhan masyarakat mengenai dominasi pekerja perempuan di sektor industri, pemerintah mendorong perusahaan untuk memberikan porsi minimal 30 persen bagi tenaga kerja laki-laki."Kami terus melakukan pembinaan dan komunikasi intensif dengan perusahaan-perusahaan agar kebijakan porsi 30 persen pekerja laki-laki ini bisa berjalan efektif di lapangan," tambahnya.
Tantangan Kompetensi dan Program MagangMeski peluang kerja terbuka lebar, Nilam mengakui masih ada celah (gap) antara kompetensi lulusan SMK di Ngawi dengan standar tinggi yang ditetapkan industri, terutama Perusahaan Penanaman Modal Asing (PMA).Untuk mengatasi hal tersebut, Pemkab Ngawi telah merancang langkah strategis dengan menggandeng pihak swasta dalam program pemagangan.
Program ini diharapkan dapat memoles keterampilan calon tenaga kerja lokal agar sesuai dengan kualifikasi yang dibutuhkan pabrik-pabrik modern tersebut."Melalui program pemagangan ini, kita ingin memastikan tenaga kerja kita tidak hanya sekadar masuk secara kuantitas, tapi juga memiliki kualitas yang mampu bersaing di industri skala besar," pungkas Nilam. (adi)

Post a Comment for "Industri Baru Menjamur di Ngawi, Pemkab Tekan Pengangguran Lewat Kuota 70 Persen Pekerja Lokal"